Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sebulan Sewa Mobil Tak Dikembalikan, Pria di Klungkung Diamankan

IDN Times/Wayan Antara
IDN Times/Wayan Antara

Klungkung, IDN Times - Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Satreskrim Polres) Klungkung menerima laporan kasus penggelapan mobil dengan terlapor I Ketut Pasta, warga Desa Banjarankan, Klungkung.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil mengamankan mobil yang diduga digelapkan. Sementara terduga pelakunya juga sudah diamankan di Polsek Manggis, Karangasem dengan dugaan kasus serupa, yakni menggelapkan mobil.

1. Terima laporan penggelapan mobil

Foto hanya ilustrasi. (carlocksmitharlingtonva.com)
Foto hanya ilustrasi. (carlocksmitharlingtonva.com)

Kasat Reskrim Polres Klungkung, AKP Mirza Mirawan, mengungkapkan dirinya menerima laporan penggelapan mobil, Selasa (15/1) dari Wayan Widianto asal Tampak Siring, Gianyar. Ia mengaku jadi korban penggelapan dengan terlapor Ketut Pasta.

"Jadi pelapor (Widianto) punya mobil Suzuki APV nopol DK 807 IK. Disewa sebulan oleh terlapor (Ketut Pasta). Berjalan sebulan, tapi tidak kunjung dikembalikan mobilnya," terang Mirza Gunawan,  Kamis (17/1).

2. Mobil korban ternyata sudah berpindah tangan

fireflycayman.com
fireflycayman.com

Kesepakatan sewa mobil itu terjadi pada tanggal 11 Desember 2018 lalu di Pasar Senggol Klungkung dengan harga sewa Rp4 juta selama sebulan. Terlapor Ketut Pasta baru membayarnya Rp2 juta.

Sebulan berlalu, mobil ternyata tidak kunjung dikembalikan. Merasa jadi korban penggelapan, Widianto lantas melapor ke Polres Klungkung.

"Kami langsung melakukan penyelidikan, tidak membutuhkan waktu lama. Mobil itu berhasil kami lacak di Desa Paksebali Klungkung," jelas Mirza.

Hanya saja, ternyata mobil itu telah berpindah tangan ke orang lain.

"Entah dijual atau bagaimana, ini masih kita selidiki," jelasnya.

3. Diduga menjadi sindikat penggelapan mobil

coxcarsinc.com
coxcarsinc.com

Terlapor I Ketut Pasta ternyata telah diamankan oleh jajaran kepolisian Kepolisian Sektor (Polsek) Manggis, Karangasem, Selasa (14/1) lalu.

Kepolisian mensinyalir Ketut Pasta merupakan jaringan penggelapan mobil, dan kemungkinan masih banyak korban-korban lainnya.

"Hal ini masih kita dalami terus. Dugaan kuat ini memang sindikat," tegas Mirza.

Share
Topics
Editorial Team
Wayan Antara
EditorWayan Antara
Follow Us

Latest News Bali

See More

artikel jatim republish to bali

09 Okt 2025, 18:59 WIBNews

Opinion bali

18 Jan 2024, 14:57 WIBNews

yuksksjsb

07 Sep 2023, 14:15 WIBNews

e3

27 Sep 2022, 14:25 WIBNews

bisnis dan keuangan

27 Sep 2022, 14:17 WIBNews