Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Misteri BMW Merah Marun, Parkir di Bandara Ngurah Rai Selama 4 Tahun

Dok.IDN Times/Istimewa
Dok.IDN Times/Istimewa

Badung, IDN Times - Satu unit mobil mewah BMW berwarna merah marun jadi perhatian khusus di Bandar Udara (Bandara) I Gusti Ngurah Rai (Bandara Ngurah Rai). Sebab mobil bernomor polisi (Nopol) DK 118 AV ini terparkir dekat terminal domestik, tepatnya sebelah barat Solaria Bandara Ngurah Rai sejak tahun 2016.

Awalnya masih misterius siapa pemilik mobil tersebut. Tapi kini sudah diketahui, siapa pemilik mobil ini. Berikut penjelasannya:

1.BMW ini masuk ke Bandara I Gusti Ngurah Rai sejak September 2016 sampai sekarang

IDN Times/Ayu Afria
IDN Times/Ayu Afria

Dari catatan yang ada, mobil BMW ini masuk bandara pada tanggal 22 September 2016, dan terparkir di areal kedatangan domestik sampai sekarang. Artinya, mobil ini sudah empat tahunan nongkrong di parkiran. Kondisi mobil yang ditutupi cover silver ini, pada bagian ban belakangnya kempes dan velgnya mulai lecet.

“Sudah kami serahkan ke KP3 (Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan) Ngurah Rai ,” kata Communication and Legal Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, Minggu (5/1).

2.Pemilik mobil diketahui tinggal di Kota Denpasar

Kunci mobil
Kunci mobil

Setelah nomor plat kendaraannya ditelusuri, baru diketahui pemiliknya adalah Putu Tjandi Tirta, yang tinggal di Jalan Kartini Nomor 129, Denpasar.

3. Dari hasil pengecekan ini juga diketahui, kalau mobil tersebut menunggak pajak sejak 2014 lalu

Ilustrasi (IDN Times/Mela Hapsari)
Ilustrasi (IDN Times/Mela Hapsari)

Mobil BMW ini ternyata tak hanya terparkir lama di bandara. Tetapi juga menunggak pajak selama bertahun-tahun.

“Setelah kami lakukan cek, bahwa mobil tersebut terakhir bayar pajak kendaraan di samsat Denpasar terakhir tahun 2014,” ujar Arie.

Pihaknya belum bisa memastikan estimasi tarif parkir yang dikenakan. Namun ia menegaskan tidak akan ada keringanan yang diberikan.

Share
Topics
Editorial Team
Ayu Afria Ulita Ermalia
EditorAyu Afria Ulita Ermalia
Follow Us