Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Rumah di Tabanan Terbakar, Dua Warga Belanda Tewas Terpanggang

IDN Times/Arief Rahmat
IDN Times/Arief Rahmat

Tabanan, IDN Times – Dua warga negara Belanda yang diketahui bernama Cristianus (78) dan Hendrikus (78), tewas terbakar di sebuah rumah Banjar Pupuan Sawah, Desa Sawah Kecamatan Selemadeg, Tabanan, milik I Wayan Mudiada (50), Rabu (25/12) pukul 00.24 Wita dini hari.

Selain menelan dua korban jiwa, kebakaran ini juga mengakibatkan kerugian mencapai Rp2 miliar. Berikut kronologinya:

1.Kebakaran diperkirakan karena kompor listrik yang kerap dipakai korban Hendrikus

pixabay.com/greissdesign
pixabay.com/greissdesign

Saksi Ni Ketut Artini (55), mengaku pada Rabu (25/12) pukul 00.24 Wita, mendengar suara seperti guyuran air di atas seng. Tak berselang lama suara itu masuk ke dalam rumahnya, berbarengan dengan munculnya asap. Asap tersebut berasal dari rumah kakaknya, Wayan Mudiada, yang dihuni oleh kedua korban. Saksi diketahui tinggal di samping lokasi.

“Setelah keluar rumah saksi ini melihat api yang melambung tinggi berasal dari rumah kakaknya. Saksi tinggal di samping lokasi,” terang Kasat Reskrim Polres Tabanan, AKP I Made Pramasetia, Rabu (25/12).

Saksi dibantu saudaranya, Wayan Sudika (60), yang tinggal di seputaran TKP (Tempat Kejadian Perkara), lebih dulu menyelamatkan ibunya yang sedang sakit.

Masyarakat sekitar yang mengetahui kejadian tersebut, juga tidak berani melakukan tindakan apa pun. Karena api sudah membesar menghanguskan bangunan yang dihuni kedua korban. Satu-satunya barang yang bisa diselamatkan adalah satu unit kendaraan Toyota Rush milik pelapor yang terparkir di garasi TKP.

Diperkirakan sumber api berasal dari kompor listrik yang dipakai memasak sehari-hari oleh korban Hendrikus.

2.Dua korban terpanggang ditemukan di lokasi yang berbeda

Ilustrasi jenazah (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi jenazah (IDN Times/Sukma Shakti)

Kebakaran tersebut merenggut dua korban jiwa. Jasad korban ditemukan dalam ruangan yang berbeda, selang satu jam petugas melakukan pemadaman. Kelian Dinas Pupuan Sawah, I Made Sukadana, menghubungi Polsek Selemadeg, petugas pemadam kebakaran dan unit PLN untuk meminta bantuan.

Dua unit mobil damkar segera melakukan upaya pemadaman api. Selang satu jam kemudian pukul 02.50 Wita, petugas melakukan pemeriksaan dan menemukan korban sudah tewas terpanggang. Cristianus ditemukan di dalam kamar utama. Sedangkan Hendrikus ditemukan tewas di kamar mandi.

Selain merusak bangunan (Rumah tinggal) senilai Rp600 juta, juga surat berharga, perhiasan, uang tunai Rp200 juta. Sehingga total kerugiannya mencapai Rp2 miliar.

3.Jasad kedua korban dibawa ke RSUP Sanglah. Mereka mengalami luka bakar derajat IV

Ilustrasi rumah sakit, ilustrasi ambulans, rsup sanglah, ilustrasi IGD
Ilustrasi rumah sakit, ilustrasi ambulans, rsup sanglah, ilustrasi IGD

Kedua jenazah korban kemudian dibawa ke Instalasi Forensik Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah. Kepala Bagian SMF (Staf Medis Fungsional) Instalasi Forensik, Ida Bagus Putu Alit, mengungkapkan jenazah kedua korban diterima pukul 09.15 Wita, dan dinyatakan mengalami luka bakar derajat IV.

“Yang terbakar warga asing. Di Selemadeg. Kedua jenazah laki-laki mengalami luka bakar derajat IV (Karbonisasi sampai tulang). Luka bakar memotong putus anggota gerak atas dan bawah ke dua korban. Kedua jenazah juga mengalami luka bakar sampai dinding dada dan perut. Sehingga organ dalam terlihat,” jelasnya.

Share
Topics
Editorial Team
Ayu Afria Ulita Ermalia
EditorAyu Afria Ulita Ermalia
Follow Us