Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dok.IDN Times/Istimewa
Dok.IDN Times/Istimewa

Klungkung, IDN Times - Dinas Pendidikan (Disdik) Klungkung akan melakukan mutasi besar-besaran terhadap guru Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam waktu dekat ini. Rencana mutasi inipun membuat beberapa guru gelisah. Ada yang mencoba ingin mencari tahu, bahkan ada yang melakukan lobi langsung dengan menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Klungkung, Dewa Gede Darmawan.

Jumlah guru yang dimutasi tahun ini cukup banyak. Mencapai 250 orang lebih.

1. Sebagian besar yang kena mutasi adalah guru SD. Mereka dimutasi berdasarkan zonasi

(Ilustrasi) Dok.IDN Times/Istimewa

Menurut Dewa Darmawan, mutasi guru tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Sebagian besar guru yang kena mutasi merupakan guru SD.

“Ada yang menghubungi saya, ingin tahu kena mutasi atau tidak dan ingin ditempatkan di mana. Tapi semua itu saya katakan percuma. Karena mutasi guru ini kita lakukan dengan sistem zonasi atau pemerataan,” ujar Kadisdik Klungkung, Dewa Darmawan, Selasa (6/8).

Mutasi tahun ini sangat berbeda karena menggunakan zonasi guru, yang secara teknis memakai indikator berdasarkan kualitas guru.

“Dalam mutasi zonasi guru indikator yang dipakai tidak hanya hasil uji kompetensi guru, namun juga penilaian kinerja guru dan penilaian disiplin dengan memanfaatkan absen retina sehingga nanti ada pemerataan terhadap kualitas guru di masing-masing sekolah,” ungkapnya.

2. Mutasi fokus pada pemerataan di kecamatan saja, tidak sampai ke Nusa Penida

Dok.IDN Times/Istimewa

Namun diakui Dewa Dawrmawan, mutasi guru dari TK sampai SMP ini fokus di kecamatan saja. Tidak ada guru di Klungkung daratan yang sampai dimutasi ke wilayah Nusa Penida.

"Tidak ada nanti guru di Klungkung misalnya, sampai dibawa ke Nusa Penida," ungkapnya.

Menurutnya, proses mutasi sudah disusun secara matang sejak empat bulan lalu. Proses mutasi telah selesai dilakukan sehingga kini tinggal pengesahannya.

"Tinggal pengesahan saja, Dinas Pendidikan pun menarget tahun ajaran baru mereka atau guru yang kena mutasi sudah bertugas di tempat yang baru," ujarnya.

3. Jumlah guru PNS di Klungkung masih kurang 600 orang lagi

Dok.IDN Times/Istimewa

Dewa Darmawan menjelaskan, jumlah guru PNS di Klungkung masih kurang 600 orang. Untuk menutupi kekurangan itu, maka setiap sekolah yang kekurangan guru masih menggunakan guru kontrak.

“Kalau dilihat dari data yang ada, guru kelas yang masih banyak kurang. Tapi kami juga kekurangan guru mata pelajaran seperti Tikom, Prakarya dan BK,” tandasnya.

Editorial Team