Kepala Bagian SMF (Staf Medis Fungsional) Instalasi Forensik Ida Bagus Putu Alit. (IDN Times/Ayu Afria)
Sementara itu Kepala Bagian SMF (Staf Medis Fungsional) Instalasi Forensik, Ida Bagus Putu Alit, mengungkapkan telah melakukan pemeriksaan terhadap korban pada pukul 09.35 Wita. Dari hasil pemeriksaan luar (PL), korban diperkirakan meninggal kurang dari delapan jam sebelum pemeriksaan.
Dari hasil autopsi, lambung korban dalam kondisi kosong dengan kantung kemih penuh kencing. Sehingga Putu Alit menduga korban meninggal waktu Subuh.
“Pada korban kami menemukan luka memar pada kelopak atas dan bawah mata kiri. Juga ditemukan luka memar dan lecet di leher yang menandakan pencekikan. Ditemukan adanya empat luka tusuk pada perut kiri bawah. Dua luka tusuk tersebut menimbulkan pendarahan karena mengenai pembuluh darah yang besar. Dan itulah yang menyebabkan kematiannya,” jelasnya kepada IDN Times.
Pihaknya menjelaskan, keempat luka tusuk tersebut langsung masuk ke rongga perut, namun tidak mengenai organ korban. Hanya ada dua luka tusuk yang mengenai pembuluh darah besar. Inilah yang menyebabkan terjadinya pendarahan yang banyak dari rongga perut.
“Jenazah rencana akan segera dibawa pulang keluarganya. Keluarganya sudah menunggu,” jelasanya.