Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

BTB Tuntut Taksi Online di Bali Ditutup, Gubernur Koster: Tunggu Waktu

Dok.IDN Times/Istimewa
Dok.IDN Times/Istimewa

Denpasar, IDN Times - Massa pengemudi transportasi konvensional yang tergabung dalam Bali Transport Bersatu (BTB) mendatangi kantor Gubernur Bali, Kamis (7/2) siang. Mereka menuntut pemerintah supaya menutup operasi taksi berbasis online di Bali.

1. Banyak yang menuntut supaya taksi online di Bali ditutup

Dok.IDN Times/Istimewa
Dok.IDN Times/Istimewa

Gusti Made Agung, peserta aksi, mengatakan kedatangan massa BTB ini untuk bertemu Gubernur Bali, Wayan Koster. Mereka menginginkan operasional taksi online di Bali ditutup. Pasalnya, pendapatan mereka turun drastis sejak beroperasinya taksi online.

"Kita ingin bertemu dengan Bapak Gubernur agar bisa memberikan solusi untuk kami. Kami di sini merasa dirugikan karena adanya taksi online ini. Tuntutan kami tutup taksi online," katanya.

2. Tarifnya dinilai lebih murah dan sopirnya khawatir tidak tahu tentang budaya Bali

caption
caption

Ia mengungkap, para wisatawan sekarang lebih memilih taksi online daripada taksi konvensional. Hal itu karena harga atau tarif taksi jenis ini lebih murah dari taksi konvensional.

Permasalahan lainnya, ia menilai pengemudi taksi online tak dibekali pengetahuan yang cukup tentang pariwisata dan budaya Bali. Ini menurutnya ditakutkan akan membuat wisatawan yang datang ke Bali kecewa.

"Mereka juga tak dibekali Bahasa Inggris yang baik. Takutnya wisatawan kecewa saat datang ke Bali," jelasnya.

Ia mengaku, BTB beranggotakan 5 ribu pengemudi ini dirugikan sejak kehadiran taksi online. "Kami mohon semua segenap pemegang jabatan bisa dibantu," harapnya.

3. Koster berjanji akan menutup operasional taksi online

Dok.IDN Times/Istimewa
Dok.IDN Times/Istimewa

Koster kemudian menemui para pengemudi ini. Merespon tuntutan BTB, Koster berjanji akan mencarikan solusinya. Di antaranya membuat aplikasi serupa bagi pengemudi taksi konvensional.

"Kita akan perkuat paguyuban ini. Dalam kaitan pelayanan yang baik, kami menyiapkan sistem aplikasi yang bisa digunakan anggota BTB yang online," kata Koster.

Selain itu, Koster juga akan menutup taksi online. Hanya saja masih menunggu waktu yang tepat.

"Tunggu waktu yang tepat untuk melakukan tindakan tersebut. Saya pasti berpihak dengan aspirasi kawan-kawan semua," janjinya.

4. Reaksi pihak GoJek soal tuntutan massa taksi konvensional

yalantis.com
yalantis.com

Sementara itu, pihak GoJek Indonesia melalui VP Strategic Regional Head Central, East Java dan Bali Nusra, Delly Nugraha, mengatakan pihaknya menghormati aspirasi para pengemudi taksi konvensional yang menginginkan taksi online ditutup.

"Kami menghormati aspirasi seluruh teman-teman driver konvensional di Bali yang telah melakukan audiensi dengan Gubernur Bali hari ini," katanya melalui pesan WhatsApp.

Ia melanjutkan, pihak GoJek sangat terbuka untuk bisa berbicara dan menerima kritik. Ia menilai, pihaknya telah memberikan dampak sosial dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru.

"Kami akan terus menjalin diskusi dan komunikasi dengan seluruh lapisan masyarakat serta pemerintah daerah di Bali. Harapan kami komunikasi dapat terjalin dengan baik antara semua pihak demi kemajuan Bali yang lebih baik," pungkasnya.

Share
Topics
Editorial Team
Imam Rosidin
EditorImam Rosidin
Follow Us

Latest News Bali

See More

Badung Mengadakan Acara untuk Meningkatkan Ekonomi Lokal

23 Jan 2026, 12:39 WIBNews