Nitri berusia 16 tahun kala itu dan baru saja lulus SMP. Tahun 1964, Kepolisian Daerah (Polda) Bali membuat pengumuman akan mencari 40 polisi perempuan di seluruh Indonesia. Bali sendiri mendapatkan jatah lima polisi perempuan.
"Saat itu ada pengumuman di Denpasar dicari polisi wanita di seluruh Indonesia sebanyak 40. Umur saya saat itu 16 tahun dan mengaku 18 tahun," katanya seraya tertawa karena berhasil mencuri umur ketika mendaftar di kepolisian.
Setelah lolos administrasi, ibu tujuh anak ini menjalani tes bersama 55 orang lainnya di Bali. Di antara 55 orang itu, lima orang terpilih dan Nitri masuk di dalamnya. Ia dikirim ke Sukabumi untuk menjalani pendidikan akademi polisi. Selama setahun ia menjalani pendidikan dan berhasil tamat dengan pangkat Brigadir. Pangkat itu menjadi yang terakhir karena ia tak pernah naik pangkat lagi karena meninggalkan dinasnya.
"Semua ini ada yang anak polisi, keponakan polisi, dulu memang tak ada sogok menyogok tapi kan keluarga. Saya yang dari orang biasa sendiri," kenangnya.